Rabu, 04 Januari 2012

Database Administrator ( DBA )


Database Administrator adalah individu yang bertanggung jawab untuk menjaga sistem RDBMS (Relational Data Base Management System) . DBA memiliki tanggung jawab yang berbeda, tetapi tujuan keseluruhan dari DBA adalah untuk menjaga server up setiap saat dan untuk memberikan pengguna dengan akses ke informasi yang diperlukan ketika mereka membutuhkannya. DBA memastikan bahwa database dilindungi dan bahwa setiap kemungkinan kehilangan data diminimalkan.

Lalu apa tepatnya yg dikerjakan seorang Database Administrator?
Bisa cukup bervariasi, tergantung pada kebijaksanaan perusahaan & fitur yang disediakan oleh DBMS yang digunakan.

Beberapa tugas dari Database Administrator:

1. Instalasi software baru
Tentu saja yang di maksud adalah software yang berhubungan dengan administrasi
DBMS,misalnya versi baru DBMS atau aplikasi pendukungnya.Sebelum aktif di gunakan
dalam tahap production,database administrator atau staff IT lainnya perlu
melakukan tes pada software yang baru di instal tersebut.

2. Konfigurasi hardware dan software
Dalam hal ini seorang database administrator mungkin perlu bekerja sama dengan
sistem administrator untuk melakukan konfigurasi hardware dan software (yang di
atur oleh sistem administrator) agar dapat berfungsi optimal bersama dengan DBMS.

3. Administrasi Security
Salah satu tugas terpenting database administrator adalah melakukan monitor dan
administrasi security DBMS.Misalnya menambah atau menghapus user,mengatur
quota,audit, ataupun memeriksa permasalahan security database.

4. Analisis Data
Pekerjaan analisis data sering kali melibatkan fitur-fitur yang dapat di gunakan
untuk meningkatkan kinerja database.Seringkali database administrator harus
menganalisis dan menggunakan cara yang efektif dalam penggunaan
index,paralelquery execution (kemampuan DBMS untuk melakukan eksekusi query pada
mesin yang memiliki lebih dari 1 CPU), ataupun fitur DBMS yang lain.

5. Desain Database
Database Administrator sering ikut serta terlibat dalam tahapan database
desain. Dengan pengetahuan sistem dan DBMS,database administrator dapat membantu
tim developer dalam meningkatkan kinerja database.

6. Data modeling dan optimasi
Data modeling merupakan proses menciptakan sebuat model data dengan menerapkan
teori model data,di mana kamu melakukan strukturisasi dan organisasi data.
Beberapa data model meliputi hierarchical model,network model,relation model,dan lain sebagainya.

Sedangkan tugas terperinci dari seorang database administrator adalah :

   1. Mengevaluasi Perangkat Keras (Hardware) Database Server
Maksudnya adalah menyesuaikan aplikasi yang akan di install dengan kapasitas dan kemampuan hardware yang dimilikinya, diantaranya mempertimbangkan:
  • Berapa banyak disk drive yang dibutuhkan untuk database itu?
  • Berapa banyak tape atau device yang diperlukan
  • Berapa banyak memory yang tersedia untuk menjalankan sebuah instance database Oracle
   2. Menginstall software Oracle
Anda harus menginstall semua software Oracle mulai dari front-end untuk administrasi maupun untuk manipulasi data. Anda juga perlu untuk membedakan mana Server Database dan mana Client yang terhubung ke database.

   3. Merencanakan Database
Perencanaan yang harus dilakukan adalah :
  •  Struktur logic penyimpanan database
  • Keseluruhan desain database
  • Strategi backup database

   4. Membuat dan membuka Database
   5. Backup Database
   6. Mendaftar User-user System
   7. Mengimplementasikan Desain Database
   8. Backup Fungsional Database sepenuhnya
   9. Tune Kinerja Database
  10. Download dan menginstall Patches
  11. Roll out untuk host tambahan
  12. Install / upgrade database version
  13. Mengukur dan merencanakan database untuk keperluan sekarang dan akan datang
  14. Membuat (creating) primary database
  15. Mengubah (editing) struktur database sesuai kebutuhan aplikasi
  16. Manajemen user dan security DB nya
  17. Mengurus/memahami LISENSI DB 
  18. Mengontrol dan memonitor user yang akses kedalam DB
  19. Mengoptimalkan kinerja DB
  20. Backup dan Recovery
  21. Technical Support ke Vendor yg bersangkutan

Selasa, 03 Januari 2012

Konstantinopel


Konstantinopel merupakan asal muasal dari kota Istanbul, Turki. Sebelum menjadi Istanbul, Konstantinopel merupakan ibukota kekaisaran Romawi yang diperintah oleh Konstatinus Agung (Konstatinus I) yang diresmikan pada 11 Mei 330. Konstantinopel dibangun selama enam tahun, di atas sebuah kota yang sudah ada sebelumnya, yaitu Bizantium yang didirikan pada permulaan masa ekspansi kolonial Yunani. Konstantinus membagi kota yang diperluas itu menjadi 14 kawasan dan mendandaninya dengan berbagai fasilitas-fasilitas umum yang layak bagi sebuah metropolis kekaisaran. Hampir selama Abad Pertengahan, Konstantinopel merupakan kota terbesar dan termakmur di Eropa. Setelah kekaisaran Romawi terpecah pada 395, Konstantinopel menjadi ibukota Romawi Timur. Sementara itu, ibukota kekaisaran Romawi Barat adalah Roma.

Konstantinopel terkenal kaya akan bangunan-bangunan bersejarahnya. Beberapa diantaranya adalah:
  • Augustaeum, Alun-alun baru di pusat kota tua Bizantium.
  • Chalke, Istana agung kaisar dengan gerbangnya yang megah.
  • Istana Daphne, Aula upacara kekaisaran.
  • Hippodromos, Tempat pacuan kereta kuda yang mampu menampung 80.000 penonton.
  • Pemandian Zeuxippus.
  • Milion, sebuah monumen berlengkung. Milion menjadi titik awal untuk mengukur jarak ke seluruh Kekaisaran Romawi Timur.
  • Mese, sebuah jalan raya yang dipagari jajaran pilar.
  • Gereja Aya Sophia (St. Sophia), yakni gedung Gereja utama Konstantinopel.

Sumber:
Ensiklopedi  Islam untuk Pelajar, 2002

DEMOKRASI



Apa itu Demokrasi? Bagaimanakah sistem pemerintahan demokrasi terbentuk? Berikut ini saya akan  berbagi sedikit tentang apa itu demokrasi.
Istilah Demokrasi secara etimologis berasal dari bahasa Yunani, Yaitu Demos yang artinya Rakyat dan Kratia yang artinya Pemerintahan. Sederhananya demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. Istilah ini digunakan oleh Yunani yang pada saat itu memikirkan cita-cita dan tujuan negaranya yang melibatkan seluruh warga Negaranya. Sistem yang dianut di Yunani itu dikenal dengan sebutan demokrasi langsung.

Kini, perkembangan demokrasi  meluas hampir ke seluruh pelosok negeri. Menurut William Ebenstein dan Edwin Fogelman, terdapat hubungan yang erat antara kapitalisme dan demokrasi yang dalam kenyataannya kedua istilah itu berkembang di Inggris. Inggris sebagai Negara demokrasi yang menganut perekonomian kapitalis saat itu berhasil meraih kepemimpinan atas dunia hampir selama abad ke-19. Kemudian, pada abad ke-20 diambil alih oleh Amerika Serikat.

Setelah Perang Dunia II, demokrasi mempunyai pemahaman yang berbeda dengan istilah yang dipakai Negara-negara barat. Negara-negara barat berpendirian bahwa demokrasi memiliki pengertian mengenai kebebasan berpikir dan mengeluarkan pendapat, kebebasan memilih, kebebasan beragama, kebebasan pers, kebebasan untuk memilih pekerjaan, persamaan derajat di depan hukum, hak untuk menentang pemerintah dan hak untuk ber-imigrasi dan emigrasi untuk sementara atau secara tetap.

Bagi Negara-negara barat, kebebasan dari rasa takut-lah yang sangat penting dalam demokrasi. Demokrasi menurut konsep komunis adalah penghancuran kapitalisme dan pembentukan perekonomian yang dikuasai oleh Negara. Menurut doktrin Marxis-Leninis, semua itu dapat dilakukan oleh Partai Komunis.

Ciri-ciri pemerintahan demokratis
Dalam perkembangannya, demokrasi menjadi suatu tatanan yang diterima dan dipakai oleh hampir seluruh negara di dunia. Ciri-ciri suatu pemerintahan demokrasi adalah sebagai berikut:
   1. Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik, baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan).
   2. Adanya pengakuan, penghargaan, dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara).
   3. Adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang.
   4. Adanya lembaga peradilan dan kekuasaan kehakiman yang independen sebagai alat penegakan hukum
   5. Adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara.
   6. Adanya pers (media massa) yang bebas untuk menyampaikan informasi dan mengontrol perilaku dan kebijakan pemerintah.
   7. Adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat.
   8. Adanya pemilihan umum yang bebas, jujur, adil untuk menentukan (memilih) pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga perwakilan rakyat.
   9. Adanya pengakuan terhadap perbedaan keragamaan (suku, agama, golongan, dan sebagainya).

Prinsip-prinsip demokrasi
Menurut Almadudi, prinsip-prinsip demokrasi adalah:
   1. Kedaulatan rakyat.
   2. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah.
   3. Kekuasaan mayoritas.
   4. Hak-hak minoritas.
   5. Jaminan hak asasi manusia.
   6. Pemilihan yang bebas dan jujur.
   7. Persamaan di depan hukum.
   8. Proses hukum yang wajar.
   9. Pembatasan pemerintah secara konstitusional.
  10. Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik.
  11. Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

Sumber:

Minggu, 08 Mei 2011

Bab 9. Manusia dan Harapan


Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :

1. Kepercayaan pada diri sendiri
Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa Percaya.

2. Kepercayaan kepada orang lain
Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, guru, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya ternadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenarannya. Ada ucapan yang berbunyi orang itu dipercaya karena ucapannya. Misalnya, orang yang berjanji sesuatu harus dipenuhi, meskipun janji itu tidak terdengar orang lain, apalagi membuat janji kepada orang lain.

3. Kepercayaan kepada pemerintah
Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika, filsafat tingkah laku karya Prof. Ir. Poedjawiyatna, negara itu berasal dari Tuhan. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia, atau setidak-tidaknya Tuhanlah pemilik kedaulatan sejati. Karena semua adalah ciptaan Tuhan. Satu-satunya realitas adalah negara). Manusia sebagai seorang (individu) tak berarti. Orang mempunyai arti hanya dalam masyarakat, dan negara. Hanya negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada, kedaulatan mutlak pada negara, negara demikian itu disebut negara totaliter. satu-satunya yang mempunyai hak ialah negara : manusia perorangan tidak mempunyai hak, ia hanya mempunyai kewajiban (negara diktator).

4. Kepercayaan kepada Tuhan
Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Kepercayaan itu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya. Bagaimana Tuhan dapat menolong umatnya, apabila umat itu tidak mempunyai kepercayaan kepada Tuhannya.
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi, dan lingkungan.

Usaha itu antara lain :
a) Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
b) Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
c) Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
d) mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
e) menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.

STUDY KASUS :
Kepercayaan terbagi menjadi 4 macam, setiap orang umumnya memiliki 4 kepercayaan tersebut dalam diri mereka, namun ke 4 kepercayaan tersebut tidak mutlak dimiliki oleh setiap orang.
Sebagai contoh dalam kepercayaan terhadap Tuhan di Indonesia sendiri belum sepehnuhnya dimiliki oleh setiap warga negaranya. Dikhususkan bagi kaum muslim di, kepercayaan terhadap Allah SWT adalah sebuah harga mati dalam meyakini agama Islam. Tidak ada suatu apapun yang memiliki kedudukan yang sama seperti Allah SWT. Dengan kata lain, Hanya kepada Allah lah setiap umat Islam menyembah. Tiada suatu halpun yang layak disembah kecuali Allah SWT. Ini berarti hanya kepada Allah juga kita memohon ataupun mengharapkan segala sesuatunya. Hanya kepada Allah buka kepada sesuatu hal yang lain selain Allah SWT.
Namun nyatanya di Indonesia ini, ada beberapa golongan dari sebagian warga negara Indonesia yang memohon atau mengharapkan sesuatu bukan dari Allah semata, namun bisa dari sebuah batu, pohon besar, prasasti atau peninggalan kuno dan sebagainya yang mereka anggap mempunya kekuatan untuk dapat mengabulkan permohonan mereka.
Di Indonesia masih banyak kelompok-kelompok yang seperti itu. Mereka mempercayai kekuatan selain kekuatan Allah Yang Maha Kuasa untuk mengabulkan segala harapan mereka. Hal ini bukan merupakan hal baru di Indonesia, namun kebudayaan seperti ini sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Kebudayaan yang sudah mendarah daging ini tetap dilestarikan oleh sebagian kelompok tertentu di Indonesia.
Tentu dalam Ajaran Islam, hal tersebut merupakan hal yang sangat tidak dibenarkan karena mereka telah menganggap sebuah ciptaan Allah mempunyai kekuatan seperti yang Allah miliki, hal ini biasa disebut dengan mempersekutukan Allah atau musyrik.
Biasanya orang-orang yang seperti ini akan me-nomor dua kan Allah. Jika hal tersebut sudah terjadi, maka keimanan mereka akan hilang dan mereka telah dianggap keluar dari agama Islam. Yang mereka percayai kini bukan lagi Tuhan mereka yaitu Allah SWT , melainkan sebuah ciptaan Allah tersebut.

KESIMPULAN :
Pada umumnya setiap orang memiliki 4 kepercayaan dalam diri mereka, namun ke 4 kepercayaan tersebut tidak mutlak dimiliki oleh setiap orang. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas:
  • Kepercayaan pada Diri sendiri
  • Kepercayaan kepada Orang lain
  • Kepercayaan kepada Pemerintah
  • Kepercayaan kepada Tuhan
 
Sumber :

Jumat, 06 Mei 2011

Bab 8. Manusia dan Kegelisahan


SEBAB-SEBAB TERJADI KETIDAK PASTIAN

Orang yang pikirannya terganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratur, apalagi mengambil kesimpulan. Dalam berpikir manusia selalu menerima rangsangan-rangsangan lain, sehingga jalan pikirannya menjadi kacau oleh rangsangan-rangsangan baru. Kalau toh ia dapat berpikir baik akan memakan waktu yang cukup lama dan sukar. Mereka menampakkan tanda-tanda obsesi, phobia, delusi, gerakan-gerakan gemetar, kehilangan pengertian, kehilangan kemampuan untuk menangkap sesuatu.
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti ialah:

1. Obsesi
Obsesi merupakan gejala neuroso jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh penderita. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia.
Contoh :
Seorang pedagang yang maju pesat, pada suatu saat terpikir olehnya ada kawan yang ingin menjatuhkannya. Pikiran itu tidak hilang, tetapi justru menjadi-jadi. Apalagi setelah ia merugi.

 2. Phobia
Ialah rasa takut yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.

3. Kompulasi
Ialah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali
Contoh :
keinginan untuk mengambil barang (mencuri), padahal barang itu tak bermanfaat baginya, dan andaikata ingin membeli, mampu juga dia (kleptomania)
keinginan minum-minuman keras, orang itu bukan pemabuk, tetapi bila dilanda pikiran atau perasaan kecewa keinginan minumnya tak dapat dibendung

4. Histeria
Ialah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain
Contoh :
Ketika ibu Bakri sedang melayani anaknya makan, datang orang-orang mengetuk pintu, mengucap salam, dijawab dan keluarlah ia , diluar, kagetlah ia melihat orang banyak mengusung jenazah yang ditutupi kain, Ibu langsung bertanya siapa itu, itu kan bukan kang Bakri, Semua orang yang ditanya diam. Akhirnya dia berteriak histeris lalu pingsan (film orang-orang laut)

5. Delusi
Menunjukan pikiran yang kurang beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.
Delusi ini ada tiga macam, yaitu:
a. Delusi perkusi: menganggap keadaan sekitarnya jelek. Seseorang yang mengalami delusi perkusi tidak mau mengenal tetangga kiri kanan karena menganggap jelek.
b. Delusi keagungan: menganggap dirinya orang penting dan besar, orang seperti itu biasanya gila hormat. Menganggap orang-orang sekitarnya sebagai orang-orangtidak penting, akhirnya semua orang menjauhi juga
c. Delusi melancholis: merasa dirinya bersalah, hina, dan berdosa. Hal ini dapat mengakibatkan buyuten atau dikenal dengan nama delirium trements , hilangnya kesadaran dan menyebabkan otot-oto tak berkuasa lagi.
Contoh :
Pak Joyo orang kampung pada suatu hari dipanggil ke pengadilan untuk diminta kesaksiannya. Tetapi karena takutnya, ia gemetar, keringat dingin mengucur, ditanya ini itu tak bisa menjawab, mulutnya gemetar. Akhirnya jaksa tak memperoleh kesaksian apa-apa darinya.

6. Halusinasi
Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindra. Dengan sugesti diri orang dapat juga berhalusinasi. Halusinasi buatan, misalnya dapat dialami oleh orang mabuk atau pemakai obat bius. Kadang-kadang karena halusinasi orang merasa mendapat tekanan-tekanan terhadap dorongan-dorongan dasarnya, sehingga dengan timbulnya halusinasi dorongan-dorongan itu menemukan sasarannya. Ini nampak dalam perbuatan penderita (penderita itu dapat menyadari perbuatan itu, tetapi tidak dapat menahan rangsangan khayalan sendiri)

7. Keadaan Emosi
Dalam keadaan tertentu seseorang sangat berpengaruh oleh emosinya. Ini nampak pada keseluruhan pribadinya gangguan pada nafsu makan, pusing-pusing, muka merah, nadi, cepat keringat, tekanan darah tinggi/lemah. Sikapnya dapat apatis atau terlalu gembira dengan gerakan lari-larian, nyanyian, ketawa atau berbicara. Sikap ini dapat pula berupa kesedihan menekan, tidak bernafsu, tidak bersemangat, gelisah, resah, suka mengeluh, tidak berbicara, diam seribu bahasa, termenung, menyendiri.
 

USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAK PASTIAN

Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya. Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andaikata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.
Bila penyebab itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah, yaitu dipertemukan dengan orang yang dirindukan. Phobia atau jenis takut bisa dilatih dari sedikit, sehingga tidak takut lagi. Orang takut ular, takut ulat yang berbulu, dapat disembuhkan karena dibiasakan dengan benda-benda tersebut.
Orang yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami, baru berkurang kesombongan, tetapi mungkin tidak. Andaikata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitarnya dan dirinya sendiri.

STUDY KASUS :
Ketidak pastian sering terjadi pada diri manusia, sebagai contoh dalam kehidupan perkuliahan kami. Ada saatnya kami diminta untuk mengemukakan suatu pendapat dari sebuah pertanyaan yang terucap oleh seorang dosen, tak jarang pertanyaan itu dapat membuat kami berpikir keras untuk berusaha memecahkan pertanyaan tersebut.
Namun disaat kami telah mendapatkan sebuah jawaban yang menurut kami adalah jawaban yang tepat, sesaat sebelum menjawab pertanyaan tersebut timbullah sebuah ketidakpastian akan jawaban yang telah kami dapat. Ketidakpastian tersebut merupakan pertanyaan benar atau salahkah jawaban yang akan kami dapatkan itu ??? Pertanyaan benar atau salahkah jawaban kami itu terus terbayag dalam benak kami, terus terpikirkan oleh kami karena jika jawaban yang kami kemukakan nyatanya adalah salah, tentu akan mempermalukan diri kami sendiri. Hal tersebutlah yang mendorong ketidakpastian akan kebenaran jawaban kami terus menjadi misteri dalam pikiran kami sendiri. Penyebab ketidak pastian dalam kasus ini dapat digolongkan dalam Delusi Melancholis seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan diatas.
Setelah beberapa lama, timbullah desakan antara waktu yang diberikan dosen untuk menjawab pertanyaan nya dengan pertanyaan akan kebenaran dari jawaban kami itu. Desakan tersebut kian terasa besar sehingga membuat kami tidak bisa menggunakan akal jernih kami lagi dalam berpikir karena adanya faktor desakan tersebut. Meskipun pada akhirnya kamipun dapat mengungkapkan jawaban kami atas pertanyaan dari dosen tersebut, namun yang menjadi permasalahannya adalah sebuah ketidakpastian yang dapat saja timbul dan sesaat mengacaukan pikiran kami walaupun dalam hal yang dianggap kecil dan sepele.

 Kesimpulan:
 Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Beberapa penyebab terjadinya ketidakpastian adalah sebagai berikut:
  • Obsesi
  • Phobia
  • Kompulasi
  • Hysteria
  • Delusi
  • Halusinasi
  • Keadaan emosi
Untuk dapat menyembuhkan keadaan ini tergantung kepada mental Si Penderita. Andaikata penyebabnya sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.
 
Sumber :

Template by:
Free Blog Templates